Sunday, July 31, 2016

Mitos Dalam Dunia Design

Chat on Whatsapp

Dalam setiap perusahaan pastilah selalu dibutuhkan biasanya sekitar 2-3 orang tenaga kerja yang akan dibuat menjadi 1 Divisi dan dibentuk menjadi team kreatif untuk mengerjakan setiap project dari perusahaan tersebut. Salah satunya yaitu Divisi Design yaitu team kreatif design yang bertugas untuk mengerjakan project design sesuai permintaan dari divisi terkait. Nah kali ini kita akan membahas tentang Mitos Dalam Dunia Design Yang Paling Umum. Dan menurut pengalaman pribadi saya sendiri, ada banyak sekali kelebihan dan kekurangan yang ada Dalam Dunia Design. Karena kebetulan sampai saat ini Kang Wira bekerja Dalam Dunia Design. Beberapa mitos yang sering tidak kita sadari Dalam Dunia Design bisa kamu lihat ulasan singkatnya dibawah ini.


Berikut 10 Mitos Paling Umum Dalam Dunia Design


Pembelajaran Desain Berhenti Setelah Kamu Lulus / Selesai Kursus

Tanpa kita sadari, setelah lulus sekolah ataupun kursus design, kamu akan meninggalkan segala basic pembelajaran yang pernah kamu pelajari sebelumnya. ada banyak sekali alasan yang saya dengar dari beberapa rekan kerja yang pernah mempelajari design. Mungkin karena merasa beberapa tools memang jarang dipakai atau hanya beberapa tools saja yang paling favorite digunakan, atau ada juga yang memberikan alasan bahwa seorang designer sebenarnya sangat membutuhkan pembelajaran tentang mengasah kreatifitas bukan menghafal materi awal saja dan masih banyak lagi alasan lainnya.

Banyak orang berpikir bahwa selama orang tersebut memiliki gelar edukasi desain yang tinggi ia memiliki pemikiran desain yang baik, ia tidak lagi perlu belajar dan mendengarkan orang lain. Mereka hanya perlu mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari. Hal ini tidaklah benar. Namun pada kenyataannya, bahkan setelah seseorang lulus ataupun selesai kursus, ia tetap harus belajar, menghadiri seminar dan membaca buku karena dunia desain terus berubah dengan cepat dan ia harus selalu mengikuti perkembangan yang ada.

Pekerjaan Designer Sangatlah Mudah


Nah Banyak sekali yang selalu meremehkan tugas seorang designer, Banyak orang yang berpikir bahwa pekerjaan desain merupakan pekerjaan yang mudah selama designer mengetahui tujuan dari desain itu, maka ia akan menghasilkan desain yang bagus dan tidak salah. Pekerjaan Designer bukanlah suatu pekerjaan yang dapat dianggap remeh, pekerjaan sebagai designer itu dipenuhi dengan resiko kegagalan yang tinggi dan deadline yang biasanya membuat kita stress. Karena seorang designer harus mendesain dimulai dari kekosongan dan apabila pilihan desain mereka tidak sesuai dengan keinginan customer, desain mereka akan dibilang mengecewakan. Hal ini menyebabkan desain tersebut harus dipikir matang-matang. Tetapi, designer yang berhasil adalah designer yang berani menerima kesalahan mereka dan menganggapnya sebagai pembelajaran dan pengalaman.

Desain dilakukan di Komputer Sepanjang Waktu

Kebanyakan designer meremehkan pentingnya menggambar sketsa pada kertas selama mereka dapat menggunakan software desain dengan baik, dengan alasan lebih senang mengerjakan design secara langsung melalui komputer. Tapi itu menandakan bahwa Designer tersebut belum mengerti tekhnik desain secara mendasar, biasanya mereka tidak mengetahui bahwa ide design yang tepat dimulai dari sketsa di kertas. Dan dengan hanya karena kamu mengetahui beberapa trik pada Software Desain seperti Photoshop, Corel Draw, dan software lainnya, kamu dapat menjadi seorang designer. Sketsa itu sendiri tidak terbatas hanya pada menggambar, tetapi juga corat-coret dan menulis ide-ide.

Baca juga: Tips Mengirim Lamaran Via Email

Customer adalah 'Raja' dan selalu Benar

Karena customer membayar designer, mereka sering berpikir bahwa apa yang mereka selalu memegang keputusan penuh atas hasil dari desain. Di sisi lain, designer juga berpkir karena mereka dibayar maka mereka hanya perlu mengerjakan sesuai yang diminta. Hal ini akan menyebabkan hasil desain yang tidak memuaskan dan mengecewakan.
Seorang designer haruslah menggunakan teknik dan style-nya serta mengimplementasikan apa yang telah ia pelajari untuk menghasilkan desain yang baik. Ia tidak boleh hanya menerima apa yang diinginkan customer, ia harus melihat sisi estetis dari permintaan customer dan bekerjasama dengan cusomer membangun desain yang baik.

Designer tidak pernah Salah dan Mengetahui Segalanya

Salah satu kelemahan terbesar seorang desainer dan manusia adalah ego. Kebanyakan orang tidak menerima jika mereka dikritik dan sayangnya, desainer-pun begitu. Padahal, salah satu karakter seorang desainer yang baik adalah mereka harus terbuka atas kritik dan berani bekerja atas kritik tersebut.
Serupa dengan poin sebelumnya, ironisnya karena mereka berpikir bahwa customer itu tidak selalu benar dan desainer adalah orang yang mendesain bukan customer maka mereka berpikir bahwa merekalah yang memegang kendali penuh atas hasil desain. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, desain yang baik merupakan kolaborasi customer dan desainer.

Kekuasaan Penuh atas Desain karena Mereka adalah Designer




Mungkin bagi Kamu sebagai para desainer atau client dari desainer, Kamu sering memberikan atau diberikan kekuasaan penuh atas sebuah desain. Hal ini tidaklah seindah kedengarannya, karena tidak ada customer seperti itu. Walaupun customer berkata seperti itu, pada dasarnya ada batasan-batasan desain yang ia inginkan. Percayalah.
Mungkin para customer akan toleran, tetapi mereka tidak akan memberikan desainer mengambil semua keputusan desain. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bekerja di dunia desain adalah kolaboratif antara customer dan desainer.

Memperbaiki Desain adalah Pekerjaan yang Cepat dan Sangat Mudah

Karena desain sudah ada dan berbentuk, maka untuk memperbaikinya sangatlah cepat dan mudah. Kamu hanya perlu mengubah sedikit peletakkan, warna, tulisan dan sebagainya. Hal ini sangatlah tidak tepat.
Tidak ada desain yang bagus muncul dari pekerjaan yang tergesa-gesa. Untuk setiap sisi desainnya, desainer harus merencanakan dan mempertimbangkan sisi desain tersebut dengan berhati-hati. Desainer yang baik akan memiliki jawaban atas keputusan desainnya tersebut, dari mengapa ia memilih warna suatu desain sampai dengan letak dari elemen desain tersebut.

Jika Designer kamu Bagus, maka Detail Kecil Tidak Akan Berpengaruh

Walaupun banyak customer yang menilai desain secara cepat tanpa melihatnya secara mendetail, tetapi pada dasarnya jusru keberadaan detail kecil inilah yang akan memberikan kepuasan lebih kepada customer.
Memang, customer melihatnya secara menyeluruh tanpa memperhatikan hal-hal kecil, tetapi justru detail-detail kecil inilah yang membangun keseluruhan desain yang baik. Customer akan merasa lebih puas, karena ia tahu bahwa Kamu bekerja secara ekstra untuk memberikan ia hasil yang lebih baik. Hal ini akan menyebabkan Kamu mendapatkan referensi dari customer dan customer akan mencari Kamu untuk proyek selanjutnya.

Designer lahir Secara Alami



Tidak ada desainer yang lahir secara alami tanpa adanya dukungan pengalaman, pengetahuan, dan kemapuan teknikal serta motivasi untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Setiap orang mulai dalam keadaan yang bersih dan dipengaruhi oleh pengaruh lingkungan yang tepat.
Bahkan pada kenyataannya tidak setiap desainer dapat menghasilkan desain yang benar-benar menarik walaupun ia punya gelar sarjana yang tinggi. Hal ini disebabkan desain membutuhkan dedikasi yang keras untuk mempelajari dan mengerti akan prinsip desain serta cara mengaplikasikannya melalui riset, pemikiran, model dan desain itu sendiri.

Setiap Orang dapat menjadi Designer

Walaupun desainer tidak lahir secara alami, tetapi tidak setiap orang yang dapat menggambar ataupun menggunakan software desain dapat menjadi desainer. Kamu tidak dapat dengan mudah mengajarkan seseorang ‘desain’. Pada saat seseorang menjadi desainer, akan ada banyak orang yang memintanya untuk mengajarkan caranya mendesain.
Hal ini tidaklah tepat, desain bukanlah sesuatu yang dapat dipelajari dengan cepat dan secara begitu saja menghasilkan desain yang berkualitas. Kamu harus melakukan riset, ‘hidup’ dari seni, mempelajari dasar dari seni desain secara terus menerus. Desain adalah kerja keras bukan suatu permainan.


Demikianlah Ulasan artikel tentang Mitos Dalam Dunia Design yang saya ambil sesuai sumbernya dari segalainfo. Sebaiknya setelah kamu membaca artikel ini baca juga 10 pekerjaan untuk lulusan fakultas ilmu komputer untuk menambahkan sedikit ide saat mencari peluang kerja saat lulus kuliah nanti.

Previous
Next Post »

KASIH KOMENTAR DISINI

BLOGGER
DISQUS
Pilih System Komentar

No comments